Home » , » Asa teu apdol lamun teu PAPAJAR

Asa teu apdol lamun teu PAPAJAR

Diposkan oleh deni wildan | Friday, June 27, 2014 | 9:31:00 AM

Papajar Pramuka Warungkadu di Rawarati
Bulan puasa merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh hampir seluruh masyarakat Islam di Dunia, tidak terkecuali oleh Masyarakay Campakamulya. Campakamulya merupakan sebuah kecamatan kecil di Daerah Selatan Kabupaten Cianjur. Masyarakat Campakamulya mempunyai keberagaman penduduk homogen dalam bidang Agama, 100% masyarakatnya beragama Islam.

Hal ini terlihat dari suasana dan kondisi menjelang Ramadhan tiba, dari Pasar Tradisional setiap Selasa yang terakhir padat dikunjungi oleh masyarakat Campakamulya, hingga di Daerah Warungkadu yang merupakan tempat pasar seperti di Jakarta, macet total.

Namun ada kebiasaan yang memang sulit ditinggalkan yaitu Papajar. Menurut inilah.com papajar berasal dari kata fajar yang berarti sinar, Jika dikaitkan dengan makna bulan Ramadan, papajar berarti menyambut sinar yang akan segera terbit. Sama maknanya dengan Puasa,yang pada pelaksanaannya diawali sebelum terbitnya fajar, dan diakhiri dengan terbenamnya matahari. 

Ada juga sebagian masyarakat yang memberikan arti papajar berasal dari kata pajaratan, yaitu kuburan. Kebiasaan masyarakat muslim Cianjur seminggu sebelum Bulan Sy'aban berakhir dan sebelum datang Bulan Ramadhan suka menziarahi kuburan atau makam leluhur atau orang tua. Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama dengan keluarga besar, sehingga setelah ziarah kubur selesai diteruskan dengan acara makan bersama di suatu tempat yang telah disetujui bersama.

Kebiasaan ini terus menerus berlangsung sehingga sudah menjadi tradisi yang melekat pada masyarakat dan tidak bisa ditinggalkan. Admin pernah bertanya pada salah seorang penduduk Campakamulya, sebutlah Mang Jejen. Admin bertanya, "mang keur munggah geus nyiapkeun naon euy?, Mang Jejen menjawab: "ah pa can nanaon abdi mah, karek papajar we ka leuweung jeung barudak dan teu boga duit.", Admin pun bertanya kembali: "atuh ari teu boga duit make kudu papajar maneh teh., Mang Jejen menjawa sambil tersenyum:" nyaeta ku teu boga duitna pa matak ka leuweung oge, geus leumpang, cape dahar balakecrakan pan bungah," menarik napas dan diam beberapa saat lalu berbicara lagi: "pan asa teu apdol pa, mun teu papajar teh he...he..he...". dan admin pun tersenyum simpul sambil berpikir dalam hati "na ari urang teu ka mana-mana atuh euy..... nyaeta teu boga duit... hehe....hehe.."

Begitulah ulasan papajar. Admin dan segenap redaksi CIBANGGALAnet mengucapkan:

Marhaban Ya Ramadhan
Mohon Maaf Lahir dan Bathin....


Bagikan artikel ini :

0 komentar:

Post a Comment

-----------------------------Mohon Untuk Tidak Memberikan SPAM----------------------------
----------------------- Marilah kita jalin Blogger yang bijak dan santun----------------------

CAMAT CAMPAKAMULYA

KOMENTAR ARTIKEL

KOMENTAR TWITTER

 
Support : Facebook | Twitter | Youtube
Copyright © 2013. CIBANGGALAnet - All Rights Reserved
Template by CW Modified by CG Remodified by Hendra Gunaone & deniwildan
Proudly powered by Blogger