Menyusuri Sisi Lain Curug Tilu

(3/1) Tim Kreatif Visit Campakamulya (TKVC) dipimpin langsung oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si., mencoba untuk menyusuri sisi lain sebelah selatan dari Curug Tilu. Hal ini bertujuan untuk lebih menggali potensi wisata yang ada di Curug Tilu. Kali ini TKVC aliran Sungai Cikaung setelah aliran Curug Tilu menuju 3 (tiga) buah batu besar. 

Dialiran sungai ini terdapat beberapa spot tersembunyi yang masih bisa dikembangkan, diantaranya untuk tubing, selfi ataupun "kekeceprekan". Anggota TKVC yang ikut serta bersama Pak Camat adalah: Deny Oktoriyana, Kasi PPM; Abud Ubaidillah, FK GSC; Anggi, dan Agus Nugraha. Tim diikuti juga sebagai penunjuk jalan oleh: Ajud Tajudin, Sekdes Sukabungah; Taslih, RT; dan Abidin, S.Pd.I., M.Si, Kepala SDN Citiis; juga Entis "mama menak" Sutisna.

Ternyata setelah ditelusuri, di aliran sungai ini dijumpai keanggunan alam yang memukau, terutama ketika sampai di Batu-Batu Besar yang biasa disebut Batu Nunggul. Batu tersebut oleh masyarakat sejak dulu telah mempunyai nama, yaitu Batu Masigit, Batu Leuit dan Batu Nunggul.

Berikut beberapa dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:



Video penelusurannya di bawah ini:


Viral ... !, Video Lagu Tema Curug Tilu

(22/12) Lagu yang menggambarkan keindahan wilayah destinasi wisata baru di Campakamulya, yang biasa disebut Curug Tilu kini viral. Lagu yang diciptakan dan diaransemen oleh Agus Nugraha tersebut divideoklipkan dan diunggah di Channel Humas Cianjur. Hal ini bisa dibuktikan dengan telah ditonton oleh lebih dari 1.600 penonton hanya dalam 14 jam. 

Lagu ini dinyanyikan oleh Ai Sri Yusnia, seorang Bidan dari Puskesmas Campakamulya. Videoklip ini di sutradarai oleh Abud Ubaidillah, FK GSC dan deniwildan, Kasi PPM. Adapun kru yang lain dan tergabung dalam Tim Kreatif Visit Campakamulya adalah Agus Triyana, Anggi dan Yuspi.

Video klip ini pertama kali diunggah oleh Humas Cianjur di Channel youtube-nya dan diunggah kembali oleh Channel Kecamatan Campakamulya. Berikut Videoklip Lagu Curug Tilu yang dimaksud:

Ditemukan Batu Aneh Berbentuk Limas di Curug Tilu

(30/11) Penataan Curug Tilu terus berlangsung, kali ini pembangunan Bale Sawala Utama di atas Pasir Tilu berlangsung di bawah gemericik hujan. Pembangunan Bale dimulai pukul 7.00 hari Kamis, 30/11/2017 setelah dari kemarin mengumpulkan bambu gombong dan bambu tali oleh masyarakat. Perataan dimulai dibawah rintik hujan, perataan ini hanya sekedar untuk meratakan penampang tanah yang akan dipakai tempat bale. Tidak berapa lama, salah satu pekerja terantuk cangkulnya mengenai batu. Pas dilihat batu tersebut cocok untuk dasar "tatapakan" kaki bale. Maka digalilah batu tersebut, namun tak dinyana batu tersebut besar memanjang hingga harus digali dengan kedalaman 1 meter. dan ditemukanlah batu aneh berupa patok berwarna agak kekuningan.

Pelaksana lapangan, Ajud Tajudin, S.IP. langsung menghubungi Kasi PPM untuk menginformasikan penemuan tersebut. Kasi PPM bersama Camat dan Para Pendamping Profesional Desa segera menuju lokasi. Dan memang batu berbentuk patok tersebut mempunyai keunikan. dan penempatan bale pun agak sedikit digeser dari tempat penemuan tersebut.

Batu tersebut berbentuk limas, berwarna agak kekuningan dan mempunyai guratan-guratan teratur sebanyak 3 buah dipinggirnya, dan guratan tersebut rata-rata selebar 5 cm. Tinggi Batu sekitar 80 cm, panjang sisi yang berbetuk segitiga sama sisi sepanjanjang 40 cm setiap sisinya, berat diperkirakan 60 kg. Dilihat dari bentuknya batu tersebut dimungkinkan adalah patok.

Menurut Kasi Kesra dan ekbang Desa Sukabungah, H Aang Ridwansyah, yang ikut pembangunan bale menyebutkan: " .... penemuan batu ini sangat mengejutkan bagi para pekerja yang sedang bergotong royong, batu tersebut tidak dipindahkan ke mana-mana, hanya diangkat ke permukaan tanah ..."

Menurut Ajud, " ... Batu eta siga patok, siga nu dicaritakeun ku kolot baheula, mun benang batu eta, Jawura jadi kota....". Memang betul, menurut mitos yang beredar dimasyarakat bahwa di perbukitan yang mengitari Kampung Jawura akan ditemukan Patok Emas sejumlah 3 buah dan apabila telah ditemukan maka berangsur-angsur kampung jawura akan menjadi kota. Setidaknya menjadi pusat keramaian. Dan selaras dengan mitos tersebut di tempat pembangunan bale ditemukan batu berbentuk patok terbuat dari batu kuning, atau kalau kata orang setempat batu karatan.

Menurut Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si penemuan batu tersebut sudah dikoordinasikan ke pihak terkait. Berikut beberapa dokumentasi mengenai keberadaan batu tersebut:



Para Pendamping Desa Dikerjai Kasi PPM di Curug Tilu

(29/11) Kegiatan yang dilaksanakan Kantor Kecamatan Campakamulya pada hari ini cukuplah menyita pemikiran. Setelah 2 (dua) kegiatan yang cukup menguras tersebut selesai "meriung" lah para pelaku pendamping pembangunan desa tersebut sembari mencandai Ketua TPID yang baru diputuskan. Kasi PPM yang diperintahkan oleh Camat Campakamulya untuk selalu memonitor perkembangan penataan Curug Tilu mempunyai ide sedikit nakal.

Jalan menuju Curug Tilu yang terus-terusan ditimpa hujan pasti sangat licin dan mobil dinas pun akan sedikit oleng apabila penumpangnnya sedikit. Dengan nada tegas dan mengambil nama Pak Camat mengajak para pendamping Desa tersebut. " ... ceuk pa camat, maenya Pak Bupati wae geus tilu kali ari pendamping encan..... Hayu milu!!!!" tegas Kasi PPM

Maka para pendamping desa yang terdiri dari PD Pemberdayaan, Hamzah Ibnu Panca; PDTI, Hersa Juanda; PLD, Asep Ansori dan Sulaeman; serta ketua TPID, Dadan Hasanudin secara serempak berkata: " ....Oke!!! komandan...". Tersenyumlah driver tangguh Mama Menak Sutisna, karena mobilnya akan berat dan tidak akan oleng menapak jalan licin.

Tiba di area Curug Tilu yang baru dibuka dan masih ditata, tanah merah terkena hujan dapat dibayangkan bagaimana keadaannya. Camat, kasi PPM dan Driver tangguh sudah sedia dengan sepatu bot dan jas hujan. Sedangkan para pendamping dan ketua TPID memakai sepatu dan setelan kantor. Begitu indah, kehujanan, "jalan jeblog", pakaian kantor.

Berikut poto-poto saat-saat dikerjai tersebut:


Curug Tilu: Camat Iyus Pimpin Pembangunan Bale Sawala Utama

(27/11) Hujan sejak subuh seakan enggan mereda. Pukul 7.00 Kantor Kecamatan Campakamulya di Senin, 27/11/2017 ini seakan terselimuti kabut. 15 menit kemudian para pegawai mulai berdatangan sembari bercucuran air hujan dan menggantungkan jas hujan masing-masing. Dan Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si., langsung mengajak semua pegawai untuk briefing di hari pertama minggu terakhir bulan ini, briefing dilaksanakan sebagai pengganti apel.

Pukul 10.00, hujan agak mereda, Camat Campakamulya, Sekmat, Edi Suherman, S.IP.,; dan Kasi PPM, Deny Oktoriyana pun segera menuju BPP Pertanian di sebelah kantor. Di BPP ini akan dilaksanakan Sosialisasi Pupuk Dasuke bagi para Ketua Kelompok Tani yang ada di Campakamulya. Pak Camat segera membuka acara dan mengikuti sampai akhir acara sebelum dzuhur.

Setelah dzuhur berjamaah, hujan kembali lebat, akan tetapi Camat Iyus sudah menjadwalkan untuk ke Curug Tilu. Tim yang ke curug adalah Kasi PPM, FK GSC, Abud Ubaidilah, dan Driver tangguh, entis "mama menak" Sutisna. Setengah jam kemudian, sampai di Curug dan masyarakat pun masih bekerja menata area curug. Masih dipimpin pelaksana lapangan Ajud Tajudin (sekdes), H. Aang (Kasi Ekbang Kesra), Mr. Dandi (kaur Perencanaan) dan Kadus Jawura bersama beberapa Ketua RT dan RW terus menata calon tempat Bale Sawala Utama di Puncak Bukit 1 Curug Tilu.

Camat Campakamulya, sesampainya di lokasi segera memimpin dan membantu masyarakat yang hadir untuk segera mendirikan bale sawal utama. Direncanakan Bale Sawala Utama Curug Tilu akan dibangun sebesar 7 x 7 M dan berdiri kokoh dari bambu di Puncak Bukit 1 Curug Tilu.

Berikut beberapa Poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


Walau Hujan, Curug Tilu Terus Bersolek

(26/11) Pemerintah Desa Sukabungah, dipimpin oleh Sekretaris Desa, Ajud Tajudin, S.IP (pelaksana lapangan), terus berbenah, menata Curug Tilu. Para perangkat desa, Kasi Pem, Roni Asriadi; Kasi Ekbang Kesra, H. Aang; Kaur Perencanaan, Mr. Dendi; Kaur Umum, Amil Dadan, Kaur Keuangan, Dedi; dan beberapa kepala dusun, RW serta RT menembus hujan membangun Bale Sawala di Puncak 1 Pasir Tilu di hari Minggu, 26/11/2017. Tidak ketinggalan Ketua Karang Taruna, Kang Wawan beserta beberapa kawan-kawannya.

Terlihat, jalan setapak dan tangga menuju Curug walaupun masih "leueur" sudah memakai pengaman dari bambu. Dipinggir-pinggir jalan mulai ditanami bunga-bunga swadaya para perangkat desa dan masyarakat. Warung dan tempat pelepas lelah pun mulai dibangun swadaya oleh masyarakat sekitar. Menurut pemilik warung yang didatangi admin, Bah Aang, " .... semenjak Pak Bupati "huhujanan" di curug, pengunjung mulai ramai berdatangan. Sehari tidak kurang dari 50 (lima Puluh) orang berwisata ke Curug Tilu...."

Berikut beberapa dokumentasi yang berkaitan dengan bersoleknya Curug Tilu:




Bupati Cianjur "huhujanan" di Curug Tilu

(16/11) Kegiatan Penataan Curug Tilu Desa Sukabungah terus berlangsung, kali ini peninjauan dilaksanakan oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP. dan Kepala Kepolisian Sektor Campaka, AKP. Tata Carmita. Pukul 14.00 awan hitam sudah menggelayut di Area Curug Tilu, dan rintik hujan pun mulai turun perlahan. Ketika Tim peninjauan akan berangkat pulang, Hp Pak Camat berdering, dan ajudan Bupati mengabarkan bahwa Bupati Cianjur, H. Irvan Rivano Muchtar beserta keluarga sudah hampir mendekati Area Curug Tilu.

Pas, hujan turun lebat Pak Bupati dan keluarga sampai di area Penataan Curug Tilu. Tim pun berusaha mencari payung untuk mengantar Pak bupati dan keluarga mendekat ke Zona Selfi Curug Tilu. Ada yang unik pada kunjungan kali ini, Istri Bupati Cianjur dan kedua anaknya dengan semangat ingin tahu keadaan Curug sambil "huhujanan". Dan Tim pun "huhujanan" mendampingi Bupati dan Keluarga berfoto di Curug Tilu.

Namun, sekembalinya ke area parkir dan hujan pun masih belum reda. Area yang baru dibuka dan masih tanah merah itu, tidak sanggup menahan ban mobil rombongan sehingga mobil pun tersendat kembali ke jalan utama, "ngosod" kalau kata penduduk mah.... Mobil pun di derek oleh eskavator yang ada di sekitar area.

berikut beberapa dokumentasi pada kegiatan kali ini:




Curug Tilu: Pembukaan Lahan Terus berlangsung

(14/11) Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si dan Kasi PPM, Deny Oktoriyana meninjau kembali area Curug Tilu yang sedang dibuka lahannya. Pembukaan lahan tersebut merupakan perataan tanah untuk pembangunan Bangunan Utama Pesanggrahan dan Bangunan Tambahan berupa Bale Sawala. Tampak beberapa perangkat Desa Sukabungah dan masyarakat membantu pembukaan lahan tersebut.

Pembukaan tanah ini tidak mengganggu sedikit pun pada pepohonan yang berada di area hutan lindung tersebut. Perencanaan pembangunan akan dilaksanakan di sela-sela Pohon Rasamala. Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


CIBANGGALAnet dan arocki.com bersepakat Perkenalkan Curug Tilu

(11/11) Curug Tilu merupakan sebuah wahana air terjun yang berada di Kampung Jawura Kedusunan Jawura Desa Sukabungah Kecamatan Campakamulya Kabupaten Cianjur. Curug yang baru akan ditata oleh Bupati Cianjur tersebut berada di kawasan hutan lindung milik Perhutani Cianjur. Melalui KRPH Hanjawar Timur I, Petugas dari KPH Cianjur c.q. bidang pariwisatanya mendatangi wahana air terjun tersebut.

Di sela-sela kunjungan Bupati Cianjur ke Curug Tilu yang kedua kalinya dan bertujuan untuk membuka akses dan memperkenalkan Curug Tilu. Owner CIBANGGALAnet dan arocki.com berkenalan. Dua owner dari instansi berbeda tersebut menjadi narasumber dari pertanyaan-pertanyaan Bupati Cianjur mengenai Penataan dan Publikasi Curug Tilu. Kedua owner tersebut bergantian menjawab penasaran Pak Bupati tentang masa depan Curug Tilu.

CIBANGGALAnet merupakan media publisitas dari Seksi Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kecamatan Campakamulya, yang dikepalai oleh Deny Oktoriyana dan arocki.com merupakan salah satu wahana publisitas pariwisata dari KPH Perhutani Cianjur yang dimiliki oleh Jenal Aroki Wijaya.

Inilah moment-moment kesepakatan keduanya:



Crew CIBANGGALAnet:

Dedi Rustan Efendi       -  Penulis
Yudi Rahtiawan             -  Potografer
Jatnika Ruskandi           -  Videografer
Mama Menak Sutisna   -  Driver Tangguh


Bupati Cianjur Buka Akses Ke Curug Tilu

(11/11) Bupati Cianjur, H. Irvan Rivano Muchtar, menepati janjinya 2 hari yang lalu kepada masyarakat Kedusunan Jawura Desa Sukabungah untuk membuka akses ke Curug Tilu. Alat berat berupa eskavator sudah mendahului datang pada malam harinya. Pagi Pukul 7.00 masyarakat dengan dipimpin langsung oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP, M.Si. dan Kepala Desa Sukabungah, Agus Ramlan, S.Pd. bergotong royong membersihkan jalan dan memperlebar jalan menuju Curug Tilu menjadi 3 M. 

Pada saat masyarakat sedang bergotong-royong, Bapak Bupati pun datang dan langsung menyapa dan ikut serta membuka jalan bersama masyarakat. Di area Curug Tilu, Bupati Cianjur bercengkrama dengan 3 orang penggarap lahan Perhutani yang lahan garapannya akan terkena penataan Curug Tilu. 3 orang penggarap, Perhutani, masyarakat dan Bupati Cianjur pun sepakat untuk terus menata Curug Tilu menjadi sebuah destinasi wisata yang bisa dibanggakan.

Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


Bupati Cianjur Kunjungi Curug Tilu Sukabungah

(9/11) Bupati Cianjur, Bapak H. Irvan Rivano Muchtar, melaksanakan kunjungan mendadak ke Kantor Kecamatan Campakamulya, Pukul 9.30, Kamis, 9/11/2017. Setelah melihat video potensi pariwisata yang ada di Kecamatan Campakamulya, Bupati Cianjur memilih untuk mengunjungi Curug Tilu yang baru mau dikembangkan oleh Pemerintah Desa Sukabungah. Curug yang berjarak sekitar 7 km dari kantor kecamatan tersebut dapat merebut hati Pak Bupati dengan keindahannnya.

Sesampainya di area parkir, di Bale Sawala Kampung KUBA RW 04 Jawura, rombongan beristirahat sejenak, dan diteruskan sholat berjamaah dzuhur di Mesjid Jami Baetal Gofur tidak jauh dari Bale Sawala. Pada Sholat berjamaah ini, Pak Bupati langsung menjadi imam sholat dzuhur. Setelah sholat dilanjutkan ke Lokasi Curug Tilu yang berjarak sekitar 1 KM dari Bale sawala dengan memakai motor trail.

Di Lokasi Curug, rombongan melihat beberapa sisi keindahan dari curug tersebut. Dan direncanakan oleh Pak Bupati akan dibangun pesanggrahan yang diperuntukan untuk peristirahatan dan rapat para kepala dinas yang ada di Kabupaten Cianjur. Hal ini bertujuan untuk mendukung pengembangan pariwisata dan perekonomian Desa Sukabungah.

Setelah dari Curug, rombongan beramah tamah di Bale sawala dan membicarakan tentang rencana pembangunan ke depannya. Pembukaan jalur ke Curug Tilu direncanakan akan dilaksanakan pada Sabtu, 11/11/2017, dan Pak Bupati akan ikut kerja bakti bersama masyarakat. Berikut beberapa dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:




Piring Anyaman Bambu Keren dari Desa Campakamulya

Mari Kita belajar hemat dengan menggunakan produk kita sendiri, kini solusi telah hadir di depan anda. Membantu anda Mengurangi pengeluaran anggaran belanja  

1. Tenaga Untuk mencuci
2. pemakaian  sabun Cuci
3. kebutuhan  air

Waktu adalah salah satu guru bagi kami, yang selalu mengajarkan kesabaran ketekunan dan rasa tanggungjawab atas kewajiban,walaupun beribu  hambatan/ halangan/rintangan yang menerpa, waktu tetap berjalan,tanpa lelah tanpa Mengeluh  dan tanpa meminta imbalan, waktu tetap  tabah berjalan sesuai  dengan tugas yang di embannya.
Saya selaku aparatur pemerintahan desa, jabatan Kasi Pemerintahan dan pelayanan umum di Desa Campakamulya merasa bertanggung jawab atas kewajiban dan tugas  sebagai pelayan masyarakat, maka dengan itu munculah rasa ingin meningkatkan tarap hidup warga, Khusus Para Pengrajin, dengan  modal pengalaman yang seminim mungkin dan bekerjama dengan pkk desa. saya coba  untuk berinovasi  melalui  Para pengrajin di Desa Kami.

Terinspirasi dari kejadian memalukan  yang pernah saya alami. Alhamdulillah saya dapat membuat Piring yang tak tembus Sendok garpu dan Alhamdulillah  pada saat ini  telah terbukti, dan Insya Allah barang tersebut kami jadikan wirausaha baru buat pengrajin Desa Kami

Pengelola adalah sulaeman  bekerja sama dengan PKK. Desa Campakamulya, Alamat: Kp. Kupel, RT 03, RW 02 Desa Campakamulya Kecamatan Campakamulya Kabupaten Cianjur.
No Hp 085721500739 .Hp.0852316372084. Alamat: E-mail:   ssulaeman372@gmail.com, Facebook:  Sulaeman













Pengirim Berita: Admin Desa Campakamulya
-Berguru   pada   Waktu
-Belajar  Pada  Pengalaman
-Terimpirasi dari kejadian
           

GSC Campakamulya Gelar Pelatihan Media Komunitas

(20/10) Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) Kecamatan Campakamulya Gelar Pelatihan Media Komunitas di Aula Sekretariat UPK Cipta Lestari. Pelatihan yang bertajuk "Pembekalan Pengembangan Media Komunitas Desa Kecamatan Campakamulya Tahun Anggaran 2017 dilaksanakan pada Jum'at, 20 Oktober 2017 dan dibuka secara langsung oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si. pada pukul 7.00. Pelatihan ini berlangsung selama 1 hari dan hari ke duanya adalah sekolah lapangan.

Sekolah lapangan dalam konteks ini adalah para peserta ditugaskan untuk membuat 1 (satu) berita komunikatif untuk media sosial dalam waktu 1 minggu, yaitu sampai 26 oktober 2017. Penyampaian berita yang dibuat adalah media cetak, bisa pamplet, bultein, tabloid, leaplet, dll dan data berita dikirimkan ke CIBANGGALAnet.

Adapun yang menjadi narasumber adalah Edi Suherman, (Sekmat); Deny Oktoriyana, (kasi PPM) dan Abud Abdilah, (FK GSC). Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:

https://photos.app.goo.gl/cfjqoGY7BiMhkIOD3

Beras Hitam Campakamulya ada di Online Shop

(3/10) Di Indonesia, masyarakat lebih mengenal ketan hitam dibanding beras hitam. Meskipun warnanya sama-sama hitam, beras hitam berbeda dari ketan hitam. Begitu pula dengan kandungan nutrisinya. Sifat dan teksturnya mirip dengan beras biasa dibanding ketan.

Dari segi rasa, beras hitam sedikit pera tidak begitu “pulen” seperti beras putih. Untuk memasaknya, dibutuhkan lebih banyak air dan waktu lebih lama. Setelah matang, beras ini memiliki aroma kuat yang menguggah selera makan

 Jika Anda sudah beralih dari beras putih ke beras merah dalam rangka memenuhi asupan nutrisi dalam diet Anda, selamat, Anda telah membuat satu perubahan baik! Tapi, kalau Anda sedang mencari cara lain untuk lebih meningkatkan kualitas gizi diet Anda, ada baiknya untuk mempertimbangkan sesekali berganti ke beras hitam sebagai pengganti nasi Anda.

Itulah, sebagian paragraph di akun Fanpage facebooknya. Bagi admin, bukan hanya ingin memperkenalkan hasil bumi asli dari Wilayah Campakamulya, akan tetapi mencoba untuk membantu setiap potensi yang ada di Campakamulya.

Nah, untuk mendukung hal tersebut, silahkan apabila ingin mencoba beras tersebut silahkan dapat mendatangi akun-akun di online shop di bawah ini:

untuk lebih lengkap silhakan Klik gambar-gambar di bawah ini

 






Musyawarah Pengembangan Pasar Rakyat Warungkadu

(3/10) Koperasi Serba Usaha (KSU) Ridho Ummat yang menaungi Pasar Rakyat Warungkadu mengadakan Musyawarah dengan para pedagang di pasar tersebut. Musyawarah ini dibuka secara langsung oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si., dan dihadiri oleh lebih kurang pedagang pasar yang menjadi anggota koperasi sekitar 50 orang.

Musyawarah yang berkaitan dengan pengembangan dan kemajuan pasar tersebut juga dihadiri oleh Pejabat dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Cianjur. Pejabat tersebut adalah Kepala Bidang Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Judi Adi Nugroho, SE., dan Kepala Seksi kemitraan, Drs Nangnang kusmarna. Dari Perwakilan Pemerintah Desa Campakamulya pun ikut menghadiri musyawarah ini.

berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:



Camat Campakamulya Tinjau Sarana Kebersihan Pasar Rakyat Warungkadu

(1/8) Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si., kali ini meninjau Fasilitas Pasar Rakyat Warungkadu yang baru beberapa bulan diresmikan oleh Bapak Wakil Bupati Cianjur. Pasar Rakyat yang dikelola oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) Ridho Umat tersebut belum memiliki fasilitas pengelolaan sampah. Selain itu, Camat Iyus juga meninjau kembali dimana letak-letak fasilitas umum dari pasar tersebut. Peninjauan tersebut didampingi oleh Kasi PPM, Deny Oktoriyana dan Pelaksana, Firman Suharyadi, S.IP.

Setelah meninjau, Camat Campakamulya diterima langsung oleh Manajer KSU Ridho Umat, Usep dan seterusnya melaksanakan koordinasi mengenai keterhubungan antara KSU Ridho Umat sebagai pengelola pasar dengan Pemerintah setempat, baik dengan Desa maupun dengan Kecamatan.

Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


Bekong Awi Campakamulya jadi tren di Pameran Cianjur Jago

(14/7) Dalam rangka Hari Jadi Cianjur yang ke 340 tahun, Kecamayan Campakamulya mengirimkan 3 (tiga) Produk Unggulan, yaitu: Bekong Awi, Gula Semut dan Beras Hitam. Kegiatan hari jadi yang digelar sejak Tanggal 12 Juli 2017 tersebut salah satunya kegiatannya adalah pameran produk unggulan dari 32 kecamatan.

Bekong awi yang merupakan salah satu produk unggulan dari Desa Cibanggala Kecamatan Campakamulya dibuat dari awi (bambu) temen yang tumbuh subur di Desa Cibanggala. Produk unik ini banyak diminati oleh para pengunjung, hal ini dicirikan oleh Bapak Bupati Cianjur, Dr. H. Irvan Rivano Muchtar beserta istri yang membeli 1 (satu) set bekong untuk minum teh dan beberapa buah bekong untuk minum kopi. Keunikan produk ini selain cantik untuk pajangan juga bisa dipakai untuk minum kopi atau teh. Panitia kecamatan dalam hari pertama berhasil menjual 10 set bekong untuk minum kopi. Dan produk ini juga diminta untuk dipamerkan di Dekranasda kabupaten Cianjur.


Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si, yang baru dilantik 7  juli kemarin menyatakan bangga akan taihan prestasi  tersebut. Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:



Upacara Hari Jadi Cianjur Ke 340 di Campakamulya

(12/7) Diawali dengan pembacaan Sejarah Kabupaten Cianjur oleh sesepuh Kecamatan Campakamulya, Bapak Solihin, S.Pd.I., Upacara Hari Jadi Cianjur ke 340 Tingkat Kecamatan Campakamulya dilaksanakan di Lapangan SMPN 1 Campakamulya. Upacara kali ini dihadiri oleh seluruh Pegawai yang ada di Kecamatan Campakamulya, baik itu dari Kecamatan, Desa, Puskesmas, UPTD Pendidikan, UPTD Pertanian, UPTD DP2KBP3A beserta guru-guru dari berbagai sekolah baik itu SD, SMP, SLTA.

Pada kesempatan ini yang menjadi Inspektur Upacara adalah Sekretaris Kecamatan, Bapak Edi Suherman, S.IP., turut hadir pula Kepala UPTD Pendidikan, Bapak Suherlan, S.Pd., MM., Kepala Puskesmas, Bapak TB. Wahyu Rahayu, SKM, Kepala UPTD Pertanian, Bapak Yayan dan Kepala UPTD DP2KBP3A, Bapak Rohaedi Maman.

Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


Curug Terekel: Wisata Air Terjun di Campakawarna Campakamulya

Curug Terekel Campakawarna
(17/3) Camat Campakamulya, Aris Haryanto, AP., M.Si. kembali mengajak Tim Ekspedisi pencarian destinasi wisata Kecamatan Campakamulya untuk melakukan eksplore pencarian destinasi wisata baru di Campakamulya. Jum'at tanggal 17 Maret 2017 sekitar pukul 9.30, Camat Campakamulya beserta Tim didampingi oleh para perangkat Desa Campakawarna segera menuju Lokasi Curug Terekel.

Curug Terekel merupakan sebuah tujuan wana wisata air terjun yang berada di dalam Cagar Alam Cadas Malang. Curug ini sudah terkenal di sekitar Kecamatan Campakamulya bahkan hampir ke seluruh Kabupaten Cianjur. Namun, keberadaan curug ini belum begitu tertata dengan rapi, dikarenakan kesulitan pengembangan apabila masih berada di bawah pengelolaan Cagar Alam. 

Pemerintah Desa Campakawarna yang disuport langsung oleh Bupati Cianjur melalui Pemerintah Kecamatan Campakamulya, mulai berusaha mengembangkan penataan curug ini. Dimulai dengan pembentukan kepanitiaan yang langsung di ketuai oleh Ketua BPD Campakawarna untuk segera menghubungi berbagai pihak yang berkompeten, terutama Pihak Cagar Alam Cadas Malang.

Curug Terekel berada di Cagar Alam Cadas Malang, Kedusunan Cadas Malang Desa Campakawarna Kecamatan Campakamulya Kabupaten Cianjur. Curug ini berasal dari aliran Sungai Muara Tilu yang menjadi batas alam antara Desa Campakawarna Kecamatan Campakamulya dan Desa Mekarjaya Kecamatan Campaka. Untuk Alamat di Google map dan Titik Lokasi di peta-peta digital, daerah ini masih terdeteksi Desa Cidadap, Kecamatan Campaka. Adapun untuk di Facebook, curug terekel beralamat di ciharum.

Untuk Alamat Curug ini di Google maps klik:  https://goo.gl/maps/wHbPpkuuz1J2
dan petanya adalah:


Berikut video yang berkaitan dengan curug tersebut:

Curug Tilu Sukabungah Campakamulya

(30/1) Sebuah destinasi wisata baru yang masih alami dan baru dilihat sebagai sebuah tujuan wisata yang mempunyai potensi yang sangat tinggi. Sebuah air terjun berundak 3 berlokasi di Lembah Batugede, Kp. Batugede Desa Sukabungah Kecamatan Campakamulya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia. Air terjun alami berair bening dengan undak pertama setinggi 15 meter, undakan kedua setinggi 5 meter dan undakan ketiga setinggi 3 meter.

Ketika Tim 4 yang dipimpin langsung oleh Camat Campakamulya, Aris Haryanto, AP., M.Si., dan diawaki oleh Kasi PPM, deniwildan dan 2 orang pelaksana Yudi "perbakin" Rahtiawan dan Mama Menak Entis Sutisna langsung meninjau lokasi air terjun. Tim 4 langsung merencanakan pengembangan lebih lanjut untuk air terjun ini.

Berikut beberapa poto dan video yang berkaitan dengan ini:





CAMAT CAMPAKAMULYA