VITAMIN A DAN OBAT CACING DIBERIKAN GRATIS

CAMPAKAMULYA__ Februari merupakan bulan Vitamin A untuk anak balita, dibulan ini, Puskesmas Campakamulya memberikan Vitamin A secara cuma-cuma kepada sasaran yang dilaksanakan di tiap Posyandu. Pentingnya konsumsi Vitamin A dan obat cacing diusia dini menjadi perhatian yang serius. Pemberian Vitamin A diberikan dua kali dalam setahun tiap bulan Februari dan Agustus. pemberian suplemen Vitamin A pada anak dengan kelompok umur 6-59 bulan dengan dosis yang berbeda, dimana anak usia 6-12 bulan diberi warna biru dan diatas 12-59 bulan warna Merah. Sedangkan untuk pemberian obat cacing diberikan untuk usia 1-12 tahun bagi anak pra sekolah samapai dengan sekolah yang diberikan tiap tahun dengan dosis untuk anak usia 1-2 tahun 200 mg dan usia lainnya sampai 12 tahun diberi 400 mg.

Kegiatan pemberian Vitamin A bulan Februari berbarengan dengan pemberian obat cacing. adpun tempat pelaksanaan pemberian Vitamin A dan obat Cacing di Posyandu, PAUD dan Sekolah tingkat Dasar (SD/MI) dalam wilayah Kecamatan Campakamulya. 

Kecacingan secara umum mengakibatkan kerugian langsung oleh adanya gangguan intake makanan, pencernaan, penyerapan serta metabolismenya, sehingga secara kumulatif infeksi cacing pada anak menimbulkan kekurangan gizi (kalore dan protein) serta kehilangan darah dengan akibat akhir adalah hambatan perkembangan fisik, kecerdasan, produktifitas kerja serta menurunkan ketahanan tubuh.

Pemberian Vitamin A perlu diiringi dengan pemberian obat cacing agar penyerapan zat gizi pada balita sempurna dan dapat meningkatkan status gizi masyarakat, kecacingan pada anak akan menimbulkan masalah kesehatan berupa kekurangan gizi yang bersifat kronis yang apa akhirnya dapat meningkatkan resiko kesakitan. (Boed/FKGSC).


Worldbank Kunjungi Stunting Sukabungah

(7/2) Desa Sukabungah yang menjadi Fokus Penanganan Stunting kembali dikunjungi oleh pihak terkait. Kali ini Perwakilan dari Worldbank mengunjungi Desa Sukabungah pada Hari Rabu, 7 Februari 2018. Tim Worldbank yang didampingi oleh Fasilitator Kabupaten GSC Cianjur bertemu dengan Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si dan Kasi PPM, Deny Oktoriyana di UPK Cipta Lestari yang kebetulan sedang melaksanakan MAD Pertanggungjawaban 2017. Dalam pertemuan ini didiskusikan mengenai sejauhmana perhatian pemerintah di tingkat Kecamatan dalam penanganan stunting.

Selanjutnya Tim Worldbank meneruskan perjalanan ke Bale Desa Sukabungah untuk bertemu dengan Pemerintah Desa dan mendiskusikan tentang proses perencanaan penanganan stunting di tingkat desa. Selesai itu, dilanjutkan FIGD ke sasaran bersama Bidan Desa, Bagian Gizi Puskesmas, Kader Posyandu. FK GSC Kecamatan dan perangkat Desa.

Berikut beberapa dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:



BKAD Gelar MAD Pertanggungjawaban Tahunan UPK Cipta Lestari

(7/2) Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD), yang diketuai oleh Asep Kikin mengadakan Musyawarah Antar Desa (MAD) Pertanggungjawaban Tahunan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Cipta lestari pada Rabu, 7 Januari 2018. MAD yang dibuka secara langsung oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si. dilaksanakan di Aula UPK Cipta Lestari dan dihadiri oleh utusan dari 5 desa yang ada di Kecamatan Campakamulya.

MAD ini menggelar pertanggungjawaban kegiatan UPK yang diketuai oleh Dadan Hasanudin dalam setahun kebelakang, yaitu Tahun Anggaran 2017. Berikut Beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:

https://photos.app.goo.gl/Bf32rSAzbwn1LDyB3

Harewos Si Cepot: Stop Generasi Stunting di Indonesia

Stunting terjadi akibat kekurangan gizi berulang dalam waktu lama pada masa janin hingga 2 tahun pertama kehidupan seorang anak. Riskesdas 2010 meyebutkan bahwa 35,6% balita  di Indonesia mengalami masalah stunting, artinya hampir separuh balita kita memiliki tinggi badan lebih rendah dari standar tinggi badan balita seumurnya.

Sungguh disayangkan, masyarakat kita masih belum menyadari masalah ini karena memang anak pendek umum terlihat di masyarakat sebagai anak-anak dengan aktivitas yang normal, tidak seperti anak kurang gizi. Padahal tahukah anda bahwa stunting pada anak dapat berakibat fatal bagi produktivitas mereka dimasa dewasa? Penelitian membuktikan bahwa kemampuan membaca anak yang pendek lebih rendah dibandingkan anak normal, dan pada saat mereka dewasa produktivitas anak yang pendek lebih rendah dibandingkan dengan anak yang normal (Martorell, 2007).

Upaya advokasi diharapkan dapat membuka wawasan para pengambil kebijakan untuk membuka peluang upaya pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan masalah stunting. Advokasi juga ditujukan pada pemuka masyarakat untuk membantu pendekatan pada masyarakat dalam membangun kesadaran pentingnya pemenuhan gizi terutama pada ibu hamil dan bayi hingga usia 2 tahun. Advokasi baru menjadi langkah awal dan tidak mungkin langsung merubah keadaan menjadi lebih baik, butuh proses serta komitmen dari semua pihak yang bersinggungan dengan masalah stunting sehingga kita siap membangun generasi yang lebih baik dan siap menyongsong masa depan. (boed/Fk GSC)

Program Generasi Sehat Cerdas

Sehubungan dengan Pemerintah telah meluncurkan Rencana Aksi Nasional Penanganan Stunting pada bulan Agustus 2017, yang menekankan pada  kegiatan konvergensi di tingkat Nasional, Daerah dan Desa, untuk memprioritaskan kegiatan intervensi Gizi Spesifik dan Gizi  Sensitif pada 1000 hari pertama kehidupan hingga sampai dengan usia 6 tahun. Kegiatan ini diprioritaskan di 100 kabupaten/kota di tahun 2018.

Program Generasi telah memberikan model dukungan kegiatan dan layanan konvergensi dalam penanganan stunting di tingkat desa. Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Generasi telah melibatkan berbagai pihak dan kader kesehatan di desa. 

Peranan Program Generasi Sehat Cerdas dalam percepatan penurunan Stunting di lokasi prioritas penanganan stunting adalah untuk memperkuat upaya penanganan stunting melalui peningkatan kapasitas dan pengorganisasian masyarakat dengan memperkuat integrasi perencanaan pembangunan desa berbasis pengarusutamaan pelayanan sosial dasar, alih kelola hasil kegiatan GSC dan standar layanan dasar. 

Strategi pelaksanaan Program Generasi Sehat dan Cerdas dalam upaya penanganan dan penurunan stunting, yaitu :
1. Menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui:

    - Pendampingan Perencanaan Partisipatif 
    - Optimalisasi peta sosial (social Mapping) dan diagnosa masalah kesehatan ibu dan anak. 

2. Pemberian Dana Operasional untuk meningkatkan kapasitas dan kepedulian masyarakat terhadap 
    masalah stunting. 
3. Kolaborasi dengan penyedia layanan kesehatan dan sektor terkait lainnya, terutama dalam 
    Pelatihan bagi Tenaga Kesehatan/Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) kepada Bidan         
    Desa  dan Kader Posyandu, Pemicuan Sanitasi. 
4. Kampanye Perubahan Perilaku dengan melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat. 
5. Menyediakan indikator untuk pemantauan layanan Kesehatan Ibu dan Anak 
6. Peningkatan peran kader desa sebagai kader pembangunan manusia (Human Development Workers/HDW) untuk penanggulangan stunting

Kegiatan GSC untuk mendukung Gerakan perbaikan Gizi (1000 HPK) dibagi kedalam dua intervensi, yaitu 
1. Intervensi gizi spesifik
    a. Memastikan terjadinya layanan dasar kepada seluruh sasaran yang meliputi: imunisasi, PMT 
        ibu  hamil KEK dan balita BGM, IMD, pemberian Vitamin A,  Monitoring pertumbuhan balita 
   b. Memastikan terlaksananya konseling gizi dalam kelas Ibu Hamil dan Orang tua yang memiliki 
        bayi 0-23 bln.
   c. Sasaran: Khusus kelompok 1.000 HPK (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Anak usia 0-23 bulan).

2. Intervensi Gizi sensitif
    a. Mendorong kepedulian desa dalam menangani masalah kesehatan ibu dan anak melalui 
        penganggaran APBDes.
   b. Kegiatannya a.l. Kebun Gizi (bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan), 
        Penyuluhan kesehatan Ibu dan Anak (termasuk PHBS), Pelatihan pengelolaan pangan lokal,  
        peningkatan kapasitas kader posyandu, pelatihan guru PAUD, penyediaan fasilitas Posyandu 
       dan PAUD, 
   c. Melakukan monitoring bulanan pencapaian layanan dasar kesehatan ibu dan anak 
  d. Sasaran: Keluarga dan masyarakat
      Peranan GSC Tingkat desa adalah Memperkuat data permasalahan kesehatan ibu dan anak dan layanan PAUD di tingkat desa ,Fasilitasi diagnosa masalah kesehatan ibu anak melalui optimalisasi peta social, Meningkatkan komitmen aparat desa dalam menangani masalah kesehatan ibu anak dan PAUD (Perdes), Mendorong pemanfaatan APBDes untuk kegiatan kesehatan Ibu anak & PAUD. 

(Boed/FK GSC)

Camat Campakamulya Buka Lokakarya Kemitraan Kesehatan dan Pendidikan

(28/11) Puskesmas Campakamulya bekerja sama dengan Generasi Sehat Cerdas yang tergabung dalam Campakamulya Festival Desa menyelenggarakan Lokakarya Kemitraan PSD Kesehatan dan Pendidikan bertajuk "Sinergitas, Maju, Agamis dan Berbudaya". Lokakarya yang dihelat di Aula 2 Kantor Kecamatan Campakamulya merupakan termasuk rangkaian kegiatan Campakamulya Festival Desa. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 orang perwakilan desa dan dibuka secara resmi oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si, Selasa, 28/11/2017, Pukul 08.00 WIB.

Lokakarya ini menampilkan beberapa narasumber, yaitu dari Bappeda Kabupaten Cianjur, Achmad Taufik R., SE. (Kasubbid Perencanaan Pemerintahan), TB. Wahyu Rahayu, SKM (Kepala Puskesmas) dan dari UPTD Pendidikan melalui Himpaudi.

Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:




Upacara Peringatan HUT KORPRI, PGRI, HKN akhiri rangkaian kegiatan CFD

(24/11) Campakamulya Festival Desa, Hari Kedua belas diisi oleh Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI, Hari Guru, HUT PGRI dan Hari Kesehatan Nasional. Upacara peringatan yang diikuti oleh hampir semua elemen masyarakat yang ada di Campakamulya dilaksanakan di Lapangan SMPN 1 Campakamulya. Upacara ini merupakan Kegiatan penutup dari kegiatan Campakamulya Festival Desa yang diselenggarakan marathon selama 12 hari. Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si. langsung menjadi inspektur upacara.

Kegiatan ini dilaksanakan awal dikarenakan 3 kegiatan peringatan disatukan. berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:





CFD: Ribuan Orang Ikuti Jalan Santai di Campakamulya

(23/11) Campakamulya Festival Desa, hari kesebelas diisi oleh Pengenalan Senam Jago, Jalan Santai, Festival Seni, Lomba Menggambar PAUD dan Bazar. Ada yang unik dan sangat mengejutkan bagi pihak panitia, yaitu peserta jalan santai begitu membludak. Sekitar 3.500 orang mengikuti jalan santai yang menempuh jarak sekitar 7 KM. Jalan santai yang dilepas langsung oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si. di depan sekretariat PGRI Campakamulya mengular diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. 

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan CFD ini terlihat jelas ketika Peserta Pengenalan Senam Jago menyesaki lapangan upacara SDN Bojongkopo. Hal ini, menyebabkan stand-stand bazar yang berada dipinggir lapangan menjadi tidak terlihat. Begitu pula di Gor Campakamulya tempat dilaksanakan Lomba Menggambar begitu sesak oleh peserta.

berikut beberapa dokumentasi yang menggambarkan kegiatan tersebut:


CFD: Lomba Yel Meriahkan Refreshing Kader Posyandu

(21/11) Campakamulya Festival Desa Hari Kesembilan dimeriahkan oleh berbagai lomba dan Kegiatan Pelayanan Administrasi Kependudukan. Kegiatan dalam rangka CFD dari Puskesmas Campakamulya adalah Refreshing Kader Posyandu. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, Ny. Senni Dewi Yusuf. Kegiatan yang di dalamnya dipenuhi oleh acara ceria untuk kader, yaitu: Lomba Yel, Lomba Cerdas Cermat, dan pemberian doorfrize hasil dari jawaban dari pertanyaan. Refreshing kader posyandu dilaksanakan di Gelanggang Olah Raga Campakamulya.

Masih di Gedung Kantor Desa Campakamulya, Kantor Kecamatan Campakamulya melalui Seksi Pelayanan Umum mengadakan Perekaman Data Kependudukan.

Adapun di salah satu kelas SDN Bojongkopo dilaksanakan Hifdzil Qur'an bagi usia Sekolah Dasar dan Lomba Adzan yang dilaksanakan oleh LPTQ Kecamatan Campakamulya. Lomba lainnya dilaksanakan oleh Pengurus KORPRI Kecamatan Campakamulya dengan menggelar Lomba Pengucap Panca Prasetya KORPRI yang diikuti oleh 19 orang peserta.

Di Kantor UPTD Pendidikan dilaksanakan Lomba Pembuatan APE untuk Guru PAUD dengan penanggung jawab Himpaudi Kecamatan Campakamulya. Tepat Pukul 11.45 Adzan dzuhur pun berkumandang dari Masjid Jami Al Hidayah, dan para pelaksana, juri, peserta dan tamu undangan serempak menghentikan kegiatan dan langsung menuju masjid untuk menggelar Sholat Dzuhur berjamaah dan Halaqoh.

berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan tersebut:






CFD: Cibanggala Juara Womens Mini Soccer

(18/11) Campakamulya Festival Desa pada hari ke 6 menggulirkan babak Final Womens Mini Soccer untuk memperebutkan Juara 1,2 dan 3. Pada Permainan pertama digelar Final memperebutkan Juara 3 dan 4 antara Campakamulya dan Sukabungah B. Pada permainan ini Campakamulya dapat mengalahkan Sukabungah B dengan skor 3-2 melalui babak adu penalti.

Perebutan Juara 1 dan 2 tidak kalah seru dengan permainan sebelumnya, teriakan dan jeritan pemain mewarnai sepanjang babap ke 1 dan ke 2. Permainan antara Cibanggala dan Sukabungah A diakhiri oleh skor telak 4-1. Dan Cibanggala menjadi juara pada Turnamen Womens Mini Soccer pada Tahun 2017 ini. 

Kegiatan ini, dilaksanakan di lapang Voli UPTD Pendidikan. Nampak hadir, menyemangati dan ikut serta main Istri Kepala Desa Sukabungah dan Istri Kepala Desa Campakamulya.

Sementara itu, di Gelonggang Olah Raga Campakamulya berlangsung Turnamen Bulu Tangkis putri dan Putra. Kali ini, turnamen tersebut dibuat dengan sistem "gandongan". Sistem ini untuk meratakan kekuatan Partai Ganda, dimana yang dinilai terampil akan dipasangkan dengan peserta yang kurang terampil dengan cara dikocok.

berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


CFD: Hari Ketiga, SMK BIC Jadi Jawara Voli Putra

(15/11) Campakamulya Festival Desa menyelesaikan Turnamen Bola Putra dengan menghadirkan permainan apik di bawah hujan lebat dan mempertemukan permainan final antara Tim Korpri Kecamatan dengan Tim Putra SMK Bina Insani Campakamulya. Permainan kali ini, Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si turut serta turun bermain. Permainan Final yang melahirkan juara baru yaitu SMK Bina Insani Campakamulya dengan 3 set permainan.

Sementara itu, Turnamen Women Mini Soccer terus berlangsung meriah di Lapang Voli UPTD Pendidikan. Turnamen Catur pun mulai bergulir di Sekretariat PGRI Campakamulya, dan sampai berita ini diturunkan masih terus berlangsung.

Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:




CFD: Hari Kedua Tim Voli KORPRI Kecamatan Raih 3 Kemenangan

(14/11) Campakamulya Festival Desa terus bergulir, hari kedua masih diramaikan oleh turnamen voli yang diselenggarakan di Lapang Voli SMK Bina Insani Campakamulya (BIC). Hari kedua ini tim voli KORPRI Kecamatan (TVKK) kebagian jatah untuk main. Turnamen yang digelar dalam format setengah kompetisi ini dilakukan secara maraton. Tim voli putra dan putri hanya beristirahat satu kali main tim voli lainnya.

Tim Voli KORPRI Kecamatan pada babak penyisihan ini langsung memainkan 3 (tiga) partai dan semuanya dimenangkan oleh tim ini. Pada main pertama, TVKK mengalahkan Tim Voli SMP 1 Campakamulya dengan skor 2-0. Main kedua TVKK melawan Tim Voli YPI At Tafsiri dengan skor 2-0, dan Main ketiga TVKK melawan Tim Voli PGRI Ranting Sukabungah dengan Skor 2-1.

Sementara itu di Lapang Voli UPTD Pendidikan dilaksanakan Mini Soccer Womens. Di lapang ini terlihat keceriaan ibu-ibu saling menendang bola. berikut beberapa foto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


CFD: Turnamen Voli Awali Kegiatan Festival Desa

(13/11) Campakamulya Festival Desa mengawali kegiatannya dengan Perhelatan Turnamen Voli. Kegiatan Turnamen Voli tersebut yang diiikuti oleh 9 klub Putra dan 5 klub Putri dibuka oleh Sekretaris Camat sekaligus PJOK GSC, Edi Suherman, S.IP. pada pukul 10.00 Wib. Kegiatan turnamen yang diselenggarakan di Lapangan Bola Voli SMK Bina Insani Campakamulya tersebut akan berakhir pada tanggal 22 November 2017. 

Adapun pelaksanaan turnamen akan diselenggarakan secara setengah kompetisi bagi putra dan kompetisi penuh bagi klub putri. Untuk hari pertama, berikut jadwal pertandinggannya:

Putri 
MI vs PGRI Campakamulya
Campakawarna vs PGRI Campakamulya
Sukabungah vs Cibanggala

Putra
MI VS SMK BIC
Campakawarna VS Cibanggala


CFD ada di Campakamulya

(10/11) Sebuah inovasi kegiatan yang merupakan refleksi dari keinginan dan harapan semua elemen masyarakat demi kemajuan dan demi dikenalnya Kecamatan Campakamulya. Lahir dari ide kreatif aktivis-aktivis tangguh dari berbagai bidang yang ada di Kecamatan Campakamulya. Sebuah kegiatan yang merangkum segala jenis hasil kegiatan, terlahirlah sebuah kegiatan dengan Tajuk "CAMPAKAMULYA FESTIVAL DESA". Kegiatan ini dalam rangka Hari Pahlawan, HUT PGRI, Hari Guru dan HUT KORPRI.

Kegiatan atas ide kreatif PGRI Kecamatan Campakamulya dan Generasi Sehat Cerdas Campakamulya, akan digelar pada Tanggal 13 November 2017 - 24 November 2017. Kegiatan ini didukung penuh oleh Kecamatan Campakamulya, 5 Pemerintah Desa, UPTD Pendidikan, Puskesmas, UPT Pendidikan, KORPRI dan Himpaudi. 



Pelatihan Tendik PAUD di Desa Sukabungah

(10/11)Desa Sukabungah kecamatan Campakamulya melaksanakan kegiatan pelatihan yang bertema "Kegiatan pembinaan dan pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini" pelatihan tersebut diadakan di Aula Desa Sukabungah pada hari selasa tanggal 06 November 2017, dimulai pukul 09.00 Wib. Dikarenakan kegiatan tersebut bersamaan dengan musyawarah dan penyampaian Juknis untuk kegiatan Campakamulya Festival Desa 2017 sehingga pesertanya tidak hanya tendik PAUD tapi kader dan bidan desa pun mengikutinya. 

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh kepala desa Sukabungah Agus Ramlan,S.Pd beliau menyampaikan bahwa "kegiatan ini merupakan kegiatan program desa bagian daripada sosial dasar (PSD) dan rutin dilaksanakan" adapun narasumbernya adalah Kepala UPTD kecamatan Campakamulya yaitu Suherlan, S.Pd.,MM.  

Pengirim berita:
Nurul Makiah (admin Desa Sukabungah)



Memutus mata rantai akibat kurang gizi

(10/11) Salah satu upaya kader dalam memutus mata rantai akibat kekurangan gizi adalah dengan melakukan konseling Pemberian Makan  Bayi dan Anak (PMBA). Seperti yang dilakukan oleh kader Posyandu Melati 2 kp Cibodas Girang Rt 001 Rw 02 Desa Campakamulya yang melakukan Konseling PMBA kepada orang tua yang mempunyai balita usia 13 bulan, yang pada penimbangan bulan Nopember 2017 ini menjadi bulan ke 3 dimana anak tersebut tidak mengalami kenaikan berat badan (2T). 

Di sini kader melakukan wawancara kepada orang tua untuk menggali permasalahan yang ada pada anak, setelah permasalahannya ditemukan orang tua diberi arahan cara yang tepat memberi makan pada anak. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa memutus mata rantai akibat kekurangan Gizi di desa Campakamulya

Penulis Artikel:
Lindawati (Kader Desa Campakamulya)
lindawati2907@gmail.com

Camat Campakamulya Buka Pelatihan Kelembagaan Pembangunan Desa

(8/11) Generasi Sehat dan Cerdas kembali mengadakan pelatihan untuk para pelaku pembangunan di Desa. Pelatihan yang bertajuk "pelatihan Kelembagaan Pembangunan Desa di Kecamatan Campakamulya Tahun Anggaran 2017" dibuka secara resmi oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si., pada Pukul 08.30, Rabu, 8/11/2017. Pelatihan kali ini diperuntukan bagi Kepala Desa, Ketua BPD, KPMD, TPMD, BKAD dan UPK dilaksanakan di Aula Sekeratiat UPK Cipta Lestari Campakamulya. Pelatihan yang rencanana dihelat selama 2 hari tersebut dihadiri oleh 27 orang peserta dari 5 desa yang ada di Kecamatan Campakamulya.

Adapun yang menjadi narasumber dalam pelatihan tersebut adalah Fasilitator GSC Kabupaten, Kepala Seksi Otonomi Desa DPMD Kabupaten Cianjur, Asep Koswara, S.Pt., Perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Cianjur dan Camat Campakamulya. Tujuan dari pelatihan ini peserta diharapkan mampu memahami 1) Peran Kelembagaan di desa dalam Pembangunan terutama bidang PSD; 2) Pengelolaan Aset yang telah dibangun oleh GSC; 3) Penguatan PAUD berbasis komunitas desa; 4) Inovasi desa dalam pembangunan.

Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


Ketua TP PKK Kecamatan Campakamulya Jadi Narasumber

(27/10) Pelatihan Pengelolaan Posyandu Kecamatan Campakamulya hari kedua diisi oleh narasumber Ketua TP PKK Kecamatan Campakamulya, Ny. Senni Iyus Yusuf. Dalam pelatihan ini, Ny. Senni menerangkan keterlibatan lembaga perempuan yang ada di desa dalam kegiatan posyandu. Narasumber yang kedua adalan Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP.,M.Si yang menerangkan kepedulian pemerintah terutama pemerintah kecamatan dalam mendukung pemberdayaan posyandu. 

Pelatihan ini masih dilaksankan di Aula 2 Kecamatan Campakamulya. Dan akan berakhir pukul 15.00 WIB sore nanti. Berikut beberapa foto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut :


GSC Campakamulya Kembali Gelar Pelatihan Posyandu

(26/10) Generasi Sehat dan Cerdas Kecamatan Campakamulya, kembali menggelar Pelatihan yang bertajuk "Pelatihan Pengelolaan Posyandu". Pelatihan kali ini diadakan di Aula 2 Kantor Kecamatan Campakamulya pada 26 Oktober 2017 dan dimulai Pukul 8.00. Peserta yang mengikuti adalah Sekretaris Desa, Tim Penggerak PKK, KPMD, Kader Posyandu dan Bidan Desa.

Pelatihan Posyandu ini dibuka oleh Sekretaris Camat Campakamulya, Edi Suherman, S.IP., hal ini karena Camat Campakamulya sedang ada kegiatan di tingkat Kabupaten. Adapun yang menjadi Narasumber adalah Kepala UPT DPPKBP3A dan Koordinator Posyandu Puskesmas Campakamulya.

Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:


GSC Campakamulya Gelar Pelatihan Media Komunitas

(20/10) Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) Kecamatan Campakamulya Gelar Pelatihan Media Komunitas di Aula Sekretariat UPK Cipta Lestari. Pelatihan yang bertajuk "Pembekalan Pengembangan Media Komunitas Desa Kecamatan Campakamulya Tahun Anggaran 2017 dilaksanakan pada Jum'at, 20 Oktober 2017 dan dibuka secara langsung oleh Camat Campakamulya, Iyus Yusuf, S.STP., M.Si. pada pukul 7.00. Pelatihan ini berlangsung selama 1 hari dan hari ke duanya adalah sekolah lapangan.

Sekolah lapangan dalam konteks ini adalah para peserta ditugaskan untuk membuat 1 (satu) berita komunikatif untuk media sosial dalam waktu 1 minggu, yaitu sampai 26 oktober 2017. Penyampaian berita yang dibuat adalah media cetak, bisa pamplet, bultein, tabloid, leaplet, dll dan data berita dikirimkan ke CIBANGGALAnet.

Adapun yang menjadi narasumber adalah Edi Suherman, (Sekmat); Deny Oktoriyana, (kasi PPM) dan Abud Abdilah, (FK GSC). Berikut beberapa poto yang berkaitan dengan kegiatan tersebut:

https://photos.app.goo.gl/cfjqoGY7BiMhkIOD3

CAMAT CAMPAKAMULYA